PT. MADANI SENTRA MULTIJASA
Jl. Cikini Raya No.70 Menteng 10330 JAKARTA PUSAT
+62 838 0460 7070 / +62 877 8822 2067
+6221 316 1606 / info@ohlinsindonesia.com

OhlinsRacingIndonesia OhlinsRacing_ID OhlinsRacing_ID

SenaAutoPart.com - OhlinsIndonesia.com - Distributor Resmi Suspensi Ohlins

otomekanik.ID – Meski kerjanya tidak seberat oli mesin, oli sokbreker motor perlu diganti secara berkala. Kenapa? Ini sebabnya bro. Soalnya, seiring waktu dan kondisi, tingkat kekentalan oli akan menurun sehingga mempengaruhi kemampuan kerja suspensi secara keseluruhan.

“Secara teori, penggunaan oli di sokbreker untuk motor sport bisa sampai 10.000 km dan motor turing hingga 20.000 km,” terang Eddy Saputra, Direktur Ohlins Indonesia.“ Tapi dengan kondisi jalan di Indonesia yang terlalu berdebu, bisa mempercepat oli jadi kotor, jadi penggantian oli bisa diganti setiap 5.000 km,” tegasnya.

Eddy Saputra pun menjelaskan bahwa debu itu sendiri akan menyelinap masuk melalui sil. Dengan partikel debu yang kecil sekali, lama kelamaan oli sokbreker pun akan kotor.

Ciri utama oli sokbreker perlu diganti dengan memperhatikan ayunan kerja suspensi.

Jika motor terasa limbung saat bermanuver atau terjadi gerakan berlebih saat melewati jalan berlubang, artinya kekentalan oli sudah sangat encer sehingga tidak mampu menahan ayunan per.

Karena mayoritas konstruksi suspensi depan motor masih mengadopsi jenis suling, otomatis peran oli akan mempengaruhi kinerja compression (menekan) dan rebound (merenggang).

Oli Sokbreker Motor Perlu Diganti Secara Berkala, Ini Sebabnya Bro

Oli sokbreker yang sudah encer, umumnya membuat suspensi bergerak lebih jauh atau terasa amblas saat mengerem. Ini jelas membuat motor jadi nggak stabil.

Nah, jangan diabaikan ya bro. Kalo motor sudah nggak stabil, buruan deh ganti oli sokbrekernya.

Penulis: Dhany Ekasaputra
Foto: Ohlins Indonesia